ποΈ Organizer
e-ASIA Joint Research Program (e-ASIA JRP) β Member Organizations: BRIN (Indonesia), JST (Japan), NSFC (China), MOSTI/ASM (Malaysia), DOST-PCAARRD (Philippines)
β° Deadline
31 March 2026
πFrequency
Periodic Joint Call
β³ Funding Duration
Up to 36 months (3 years)
π Description
e-ASIA Joint Research Program (e-ASIA JRP) mendukung proyek riset kolaboratif multilateral antara peneliti dari negara-negara Asia untuk mengatasi tantangan regional di bidang pertanian. Proposal harus diajukan oleh konsorsium internasional dan akan melalui proses joint review oleh organisasi pendanaan dari masing-masing negara peserta.
π Scope of Interest
Proposal dapat diajukan pada salah satu topik berikut:
1. Post-Harvest & Agro-Industrial Innovation
– Post-harvest handling & loss reduction
– Value-added processing & food quality
– Agro-industrial waste & circular bioeconomy
– Sustainable agro-industry
2. Smart & Climate-Resilient Farming
– Climate-resilient crops
– Smart irrigation & precision farming
– Digital agriculture (AI, IoT, sensors, drones)
– Low-carbon farming practices
π° Funding
Indonesia (BRIN): hingga IDR 1 miliar per tahun per proyek, maksimal 3 tahun.
π Applicant Eligibility
1. Konsorsium minimal 3 negara dari negara peserta program.
2. Setiap negara memiliki National PI dan satu Lead PI untuk koordinasi proyek.
3. PI harus memenuhi persyaratan lembaga pendanaan nasional masing-masing (Indonesia baca persyaratan khusus dari BRIN).
π Proposal Requirements
Proposal harus mencakup:
1. Research plan yang jelas dan feasible dalam 3 tahun
2. Analisis dampak kesehatan terkait perubahan iklim
3. Komponen ekonomi (cost/benefit/impact)
4. Strategi policy engagement yang konkret
5. Rencana monitoring dan impact measurement
π€ Submission
1. Proposal bersama (Common Application Form) dikirim oleh Lead PI ke e-ASIA Secretariat.
2. Tim Indonesia wajib mengajukan proposal juga melalui sistem pendanaan BRIN
βΉοΈ Additional Info
– Proposal harus melibatkan kolaborasi lintas negara.
– Setiap tim peneliti didanai oleh lembaga pendanaan di negaranya masing-masing.
– Pengumuman hasil seleksi diperkirakan akhir 2026.
