SIMBAH – Pemantauan Keamanan Jembatan Kereta Api

Selama ini, pengecekan keamanan jembatan kereta api dilakukan dengan cara manual. Petugas harus menunggu kereta melintas, lalu satu orang berdiri di dekat jalur rel untuk mengukur lendutan jembatan menggunakan mistar, sementara orang lain mengabadikan prosesnya dari kejauhan. Metode ini bukan hanya tidak praktis, tetapi juga berisiko tinggi terhadap keselamatan petugas, karena posisi mereka sangat dekat dengan kereta yang sedang melintas.

Untuk menjawab tantangan tersebut, dikembangkanlah SIMBAH sebuah inovasi berbasis teknologi Radar mmWave FMCW Radar 24 GHz yang mampu mendeteksi lendutan atau perpindahan kecil pada jembatan secara real-time. Dengan SIMBAH, proses pengukuran tidak lagi membutuhkan petugas yang harus berdiri dekat rel. Radar memanfaatkan gelombang elektromagnetik untuk mendeteksi perubahan posisi struktur jembatan dengan presisi tinggi, sehingga jauh lebih aman dan efisien.

Pada desain awal, SIMBAH menggunakan konfigurasi tripod dengan laptop sebagai unit tampilan. Namun, penggunaan di lapangan seringkali menemui kendala: medan di bawah jembatan yang curam membuat peralatan sulit dibawa, perangkat harus ditangani dengan sangat hati-hati, dan operasionalnya terasa kurang praktis. Dari pengalaman itu, SIMBAH kemudian dikembangkan menjadi desain baru yang lebih ringkas dan portabel. Kini, seluruh sistem sudah terintegrasi dalam satu unit berbentuk koper compact yang mudah dibawa ke lokasi pengukuran tanpa repot. Tidak perlu lagi laptop tambahan semua sudah menjadi satu kesatuan, mulai dari radar, tampilan data, hingga perangkat lunaknya. Dengan desain baru ini, SIMBAH menawarkan solusi yang lebih praktis dalam memantau kondisi jembatan kereta api.

SIMBAH menampilkan hasil pengukuran lendutan jembatan secara real-time. Jika hasil pengukuran menunjukkan nilai lendutan yang melebihi batas standar, petugas dapat segera menilai bahwa jembatan tersebut sudah tidak aman untuk dilalui kereta dan perlu dilakukan perbaikan. Dengan cara ini, SIMBAH membantu mempercepat proses pengambilan keputusan sekaligus meningkatkan keselamatan transportasi rel. Untuk meningkatkan akurasi, SIMBAH juga mengintegrasikan sensor tambahan berupa inclinometer (MPU-6050) yang dikendalikan oleh mikrokontroler. Inovasi ini memungkinkan koreksi hasil pengukuran secara otomatis sehingga meminimalkan error akibat perubahan posisi atau sudut pemasangan alat. Perangkat ini ditenagai oleh baterai laptop dengan ketahanan hingga 4 jam pengukuran kontinu, menjadikannya sangat andal untuk pengujian lapangan.

Fitur Utama

  • Radar Akurat – Menggunakan sistem radar FMCW 24 GHz untuk mendeteksi perpindahan kecil struktur jembatan.
  • Portabel & Praktis – Bentuk genggam dengan tripod, mudah dipasang dan dipindahkan.
  • Antarmuka Interaktif – Dilengkapi unit tampilan dan software untuk analisis data real-time.
  • Sensor Tambahan – Dilengkapi inclinometer (MPU-6050) untuk meningkatkan akurasi pengukuran.
  • Daya Tahan Pengukuran – Menggunakan baterai laptop dengan daya hingga 4 jam pengukuran kontinu.

Spesifikasi Teknis

  • Dimensi Exterior: 515 x 415 x 158 mm
  • Dimensi Interior: 485 x 355 x 145 mm
  • Estimasi Bobot: ± 2 kg
  • Waktu Operasi: Hingga 4 jam non-stop

Untuk melihat cara kerja SIMBAH secara langsung di lapangan, dapat menonton video demonstrasi berikut:

Secret Link